Tuesday, 30 August 2016

Perdana Menteri (PM)Tonga Serukan Untuk Melakukan Dukungan Solidaritas bagi Papua Barat Menjelang Sidang Forum Pasific



'Akilisi Pohiva Perdana Menteri Tonga Foto: Alex Perrottet / RNZ
19:29 pada 4 Agustus 2016

Perdana Menteri Tonga menyerukan para pemimpin Pasifik untuk bersatu pada seruan untuk intervensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di provinsi Papua, dan Papua Barat dibagian Timur Indonesia yang measih mengalami pelanggaran Hak-Hak Asasi Manusia oleh Pemerintah Republik Indonesia.
'Akilisi Pohiva mengatakan kepada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York tahun lalu bahwa ia harus menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Indonesia dan mengambil tindakan terhadap "kegiatan brutal dan tidak yang tidak manusiawi, yang telah dan sedang dilakukan oleh Aparat Keamanan Negara Republik Indonesia".

Sekarang, menjelang Forum Kepulauan Pasifik di yang akan diselenggarakan di Negara Federasi Mikronesia bulan depan, Mr Pohiva meminta para pemimpin Pasifik tidak menghindar dari mengambil sikap bersatu untuk menyuarakan Masalah Pelanggaran HAM di Papua Barat.

Saya akan melakukan apa yang saya lakukan di pertemuan PBB terakhir. Keprihatinan saya adalah bahwa saya hanya ingin negara-negara lain, para pemimpin di Pasifik untuk bergabung dengan saya atau untuk mendukung posisi saya dalam hal pelanggaran yang terjadi dalam 20 tahun terakhir atau lebih di 50 tahun di Papua Barat. "
Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasye Sogavare juga menyerukan intervensi PBB.

Please read in English below!

Translated, Edited and Republishing by,
 Sebby Sambom
West Papuan Huna Rights Defender
(Former West Papuan Political Prisoner)
-------------------------------------------------


No comments:

Post a Comment